Ternyata Tak Boleh Asal Menyimpan Garam, Ada Triknya juga Lho

Home / Kesehatan / Ternyata Tak Boleh Asal Menyimpan Garam, Ada Triknya juga Lho

Garam merupakan bumbu pelengkap yang sepertinya hampir wajib selalu ada dalam masakan, sampai-sampai ada peribahasa “garamnya kehidupan”, sama halnya dengan masakan, jika tak ada garam kehidupan mungkin duniapun akan hambar juga, hehe. Garam memiliki sikap higroskopis yaitu menyerap air. Sehingga sangat mudah sekali basah dan menggumpal apabila penyimpanan garam kurang tepat. Garam yang beredar dipasaran kebanyakan ialah garam beriodium, dan merupakan program pemerintah untuk menambahkan iodium pada garam dikarnakan untuk mengatasi masalah gizi “GAKI” (Gangguan Akibat Kekurangan Iodium) biasanya pada orang dewasa akan timbul gondok, sedangkan pada anak dapat menyebabkan keterbelakangan mental dan apabila terdapat kekurangan yang sangat parah akan dapat menyebabkan Creatin (kerdil disertai keterbelakangan mental).

Iodium sifatnya mudah sekali menguap apabila terkena panas, baik melewati air, udara, cahaya. Sehingga apabila penyimpanan garam beriodium kurang tepat maka akan menyebabkan kehilangan Iodium dalam garam. Sehingga walaupun sepertinya sudah mengkonsumsi garam tetapi kenyataannya tubuh masih tetap kekurangan Iodium, karena manfaat Iodium sudah hilang mengalami penguapan.

Nah untuk mencegah penguapan Iodium maka terdapat trik dalam menyimpan garam, berikut cara-cara menyimpan garam yang baik dan benar:

  1. Menyimpan garam pada wadah yang tidak transparan atau tembus cahaya dengan tutup wadah rapat.

Mengapa begitu? Karena seperti penjelasan di atas bahwa garam mudah menguap jika terkena panas dari sinar matahari dan mudah menyerap air sehingga lembab dan iodium menguap.

  1. Menyimpan garam jauh dari kompor atau tempat perapian dikarenakan udara panas menyebabkan garam menguap.
  2. Menyimpan garam di tempat yang kering dan sejuk (meminimalisir agar garam tidak menyerap air dan tidak terpapar panas langsung).
  3. Setelah kemasan garam dibuka biasakan langsung disimpan pada wadah garam, usahakan jangan disimpan di dalam plastik bungkus garam dikarenakan nantinya menutupnya kurang rapat sehingga resiko iodium menguap semakin besar.
  4. Usahakan ketika mengambil garam, gunakan sendok kering dan tutup wadah garam kembali dengan rapat.

Nah sudah pada tahu kan bagaimana cara menyimpan garam yang tepat. Mulai sekarang yuk terapkan trik-trik nya di atas agar kita dapat mengambil manfaat dari garam beriodium. Untuk Indonesia yang lebih Sehat. Semoga bermanfaat. J

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *